Paket Hidrolik-X 1 Unit
Paket Hidrolik-X 2 Unit
Paket Hidrolik-X 3 Unit
Paket Hidrolik-X 4 Unit
Paket Hidrolik-H 1 Unit
Paket Hidrolik-H 2 Unit
Paket Hidrolik-H 3 Unit
Paket Hidrolik-H 4 Unit
Hidrolik Motor
Hidrolik Type-H Satuan
Hidrolik Type-X Satuan
Sparepart Hidrolik

Keuntungan VS Kelemahan Sistem Hidrolik Mobil


Hidrolik Type-XBerikut ini kami ingin berbagi info mengenai Keuntungan Dan Kelemahan Sistem Hidrolik Mobil dengan Sitem Energi Lainnya,
1. Dibandingkan dengan sistem energi mekanik lain yang memiliki kelemahan dalam hal penempatan posisi tenaga transmisinya, pada sistem energi hidrolik mobil saluran-saluran energi hidrolik mobil dapat ditempatkan pada hampir setiap tempat. Pada sistem energi hidrolik mobil tanpa menghiraukan posisi poros terhadap transmisi tenaganya seperti pada sistem energi mekanik. Energi hidrolik mobil lebih fleksibel dari segi penempatan transmisi tenaganya.

2. Dalam sistem hidrolik mobil, gaya yang relatif sangat kecil dapat digunakan untuk menggerakkan atau mengangkat beban yang sangat besar dengan cara mengubah sistem perbandingan luas penampang silinder.
Hal ini tidak lain karena kemampuan komponen-komponen hidrolik mobil pada tekanan dan kecepatan yang sangat tinggi. Komponen penghasil energi yang kecil (pompa hidrolik) dapat memberikan tenaga yang sangat besar (silinder hidrolik). Bila dibandingkan dengan motor listrik yang mempunyai tenaga kuda yang sama, pompa hidrolik mobil akan mempunyai ukuran yang relatif ringan dan kecil. Sistem energi hidrolik mobil akan memberikan kekuatan tenaga kuda yang lebih besar pada ukuran yang sama dibanding dengan sistem energi lain.

3. Sistem hidrolik mobil menggunakan minyak mineral sebagai media pemindah gayanya. Pada sistem ini, komponen-komponen yang saling bergesekan terselimuti oleh lapisan minyak (oli), sehingga pada bagian-bagian tersebut dengan sendirinya akan terlumasi. Proses inilah yang akan menurunkan gesekan. Juga dibandingkan dengan sistem energi mekanik, bagian-bagian yang bergesekan lebih sedikit. Terlihat dari tidak adanya roda-roda gigi, rantai, sabuk dan bagian lain yang saling bergesekan. Dengan demikian sistem hidrolik mobil mampu beroperasi lebih aman.

4. Energi mekanik yang dihasilkan dari pengubahan energi hidrolik (silinder hidrolik) dengan mudah dikontrol menggunakan katup kontrol arah/tekanan. Juga beban-beban lebih dengan katup-katup pembocor (relief valves) mudah pengatasannya. Berbeda dengan sistem energi lainnya, pengontrolan beban dan pengatasan beban lebih lebih sukar. Karena bila beban lebih ini tidak dengan segera diatasi akan merugikan komponen-komponen itu sendiri. Sewaktu beban melebihi penyetelan katup yang sudah ditentukan, pemompaan langsung dihantarkan ke reservoir (tangki) dengan batas-batas tertentu terhadap torsi dan
gayanya. Katup pengatur tekanan juga memberikan penyetelan batas jumlah gaya/torsi tertentu, misal dalam operasi pencekaman atau pengekleman.

5. Kebanyakan motor-motor listrik (pada sistem energi listrik) beroperasi pada kecepatan putar yang konstan. Pada sistem energi hidrolik, motor-motor hidrolik dapat juga dioperasikan pada kecepatan yang konstan. Meskipun demikian elemen kerja (baik linier maupun rotari) dapat dijalankan pada kecepatan yang berubah-ubah dengan cara merubah volume pengaliran/debit atau dengan menggunakan katup pengontrol aliran.

6. Pada sistem energi lain akan mengalami kesulitan ketika menginginkan pembalikan gerakan. Biasanya untuk membalik arah gerakannya harus menghentikan sistem secara penuh, baru dilaksanakan pembalikan arah gerakannya. Pada sistem hidrolik, pembalikan gerakan pada elemen kerja dapat dilakukan dengan segera pada kecepatan maksimum tanpa menimbulkan rusak sedikitpun. Sebuah katup kontrol arah 4/2 (4 lubang saluran, 2 posisi) atau pompa hidrolik yang dapat dibalik memberikan kontrol pembalikan, sementara katup pengatur tekanan melindungi komponen-komponen dari tekanan yang melebihi.

7. Pada motor listrik (sistem energi listrik) dalam keadaan berputar, bila tiba-tiba dipaksa untuk berhenti karena beban melebihi, sekring pengaman akan terputus dan gerakan akan berhenti. Untuk menghidupkan kembali memerlukan persiapan-persiapan untuk memulainya, disamping harus mengurangi beban. Pada sistem energi hidrolik mobil, begitu pompa tidak mampu mengangkat, maka beban berhenti dan dapat dikunci pada posisi mana saja. Setelah beban dikurangi, dapat dijalankan kembali saat itu juga tanpa harus banyak persiapan lagi.

8. Pada sistem hidrolik mobil, tenaga dapat disimpan dalam akumulator, sewaktu-waktu diperlukan dapat digunakan tanpa harus merubah posisi komponen-komponen yang lain. Pada sistem energi yang lain, tidak mudah dilakukan/akan mengalami kesulitan dalam penyimpanan tenaga.

Kelemahan sistem energi hidrolik :
Sistem hidrolik mobil memerlukan lingkungan yang betul-betul bersih. Komponen-komponennya sangat peka terhadap kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh debu, korosi, dan kotoran-kotoran lain. Juga pengaruh temperatur yang dapat mempengaruhi sifat-sifat minyak hidrolik mobil. Karena kotoran akan ikut minyak hidrolik mobil yang kemudian bergesekan dengan bidang-bidang gesek komponen hidrolik mobil mengakibatkan terjadinya kebocoran hingga akan menurunkan efisiensi. Dengan kondisi itu, maka sistem hidrolik mobil membutuhkan perawatan yang lebih intensif, hal yang amat menonjol bila dibandingkan dengan sistem energi yang lain.
Demikianlah keuntungan dan kelemahan sistem hidrolik mobil, namun secara keseluruhan sistem energi hidrolik mobil masih banyak keuntungannnya dibanding kerugiannya. Inilah keunggulan sistem hidrolik mobil. Maka tidak mengherankan bila sistem hidrolik mobil sangat luas diterapkan pada berbagai bidang industri baik ringan maupun berat terutama bagi bisnis hidrolik cuci mobil


Social Media Sharing by CB Bloggerz